Seorang Gadis di Kota Kupang Nekat Mencuri Uang Majikannya

  • Whatsapp
Ilustrasi pencurian / Foto: Ist

Kota Kupang – Aksi nekat seorang gadis berinisial AS (15) tega mencuri uang milik majikannya, P (29) seorang pemilik rumah makan Ekstra Rasa di Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang, Jumat (20/11/2020) Sore.

“Uang sejumlah Rp 1.750.000 diambil AS dari dalam tas ketika saya lagi ke kamar mandi,” kata P, kepada media ini via seluler Jumat malam.

Read More

Dijelaskan, kronologis kejadian bermula pada hari selasa (17/11), ketika AS datang dari Atambua ke Kupang untuk mencari pekerjaan.

Setiba di Kupang, AS kemudian bertemu P untuk meminta bekerja dengannya di warung makan milik P. Merasa iba karena AS tidak memiliki siapa-siapa di Kupang, P kemudian menerima AS bekerja dengannya.

Tidak hanya bekerja, P bahkan mengajak AS tinggal bersamanya di tempat miliknya di Kelurahan Kayu Putih.

“Tidak tahu terimakasih, AS malah nekat mencuri uang saya yang disimpan didalam tas. Saya tahu ketika balik dari kamar mandi dan melihat tas dalam keadaan terbuka. Setelah diperiksa, ternyata uang sejumlah Rp.1.750.000 raib di curi AS,” jelasnya.

Mengetahui uangnya telah hilang, P kemudian langsung menanyakan peristiwa tersebut kepada AS. Namun, awalnya AS menyangkal tidak mengambil uang milik P, sebelum mengakui perbuatannya.

“Saya tidak ambil, Sumpah demi nama Tuhan Yesus,” kata AS menyangkali perbuatannya terhadap majikan.

Namun, P tetap menaruh curiga terhadap AS. Pasanya, di warung makan tersebut, tidak ada orang lain selain AS dan P. Sehingga AS di tanya terus hingga mengakui perbuatannya.

“Ia saya ambil uang mau pake pulang ke atambua. Sisanya saya mau pake beli HP di kampung,” ujar AS.

Dengan demikian, AS langsung mengambil uang yang ia simpan dibawah pakian kotor, dan mengembalikannya kepada P, sambari menyesali perbuatanya. “Saya minta maaf ibu,” ujar AS

Atas peristiwa tersebut, P langsung Membawah AS ke Polres Kupang Kota untuk menitipkannya sebelum dikembalikan ke daerahnya di atambua.

“Saya tidak mau beban. Tidak mau proses dia karena kasihan, Jadi biar di titipkan ke polisi. Saya juga kasih dia uang transportasi untuk pulang ke atambua besok,” pungkasnya. (ek/ab/nm)

Related posts