Ratusan UMKM Binaan Bank NTT Ramaikan Expo Kreatif Anak Negeri 2020

  • Whatsapp
Direktur Umum Bank NTT, didampingi Kepala Divisi Rencorsec dan Kepala Divisi Umum, saat berbelanja di booth UMKM binaan Bank NTT Cabang Sabu Raijua / Foto: Ama Beding

KUPANG – Pelaksanaan pameran atau Expo Kreatif Anak Negeri 2020 di Milenium Ballroom Kupang selama 2 hari terakhir diwarnai dengan kehadiran ratusan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Bank NTT.

Mereka mendapatkan modal kerja dan dibina secara intensif oleh Bank kebangaan milik masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Read More

Tujuan dari pemberdayaan UMKM oleh Bank NTT adalah untuk menggerakan roda perekonomian masyarakat NTT.

Pemilik Komodo Giftshop, Candy Latubarata yang merupakan pelaku UMKM binaan Bank NTT Cabang Labuan Bajo menyampaikan apreasiasi kepada Bank NTT yang selalu memberikan suport kepada setiap pelaku UMKM di NTT terutama pada masa pandemi covid-19.

“Ini merupakan satu kebanggaan kepada Bank NTT. Mereka terus memberikan dukungan kepada kami dengan menggelar kegiatan-kegiatan seperti ini untuk memberdayakan semua pelaku UMKM,” kata Candy.

Ia berharap, kedepannya Bank NTT terus mengadakan kegiatan serupa yang dapat membantu dan memberdayakan setiap pelaku UMKM di NTT.

“Yang dibutuhkan UMKM itu cuma memberikan akses kemudahan perijinan, kemudahan permodalan, pemasaran dan pendampingan. Selain itu memberikan kredit bantuan tanpa bunga dan jaminan kepada pelaku UMKM,” katanya.

Candy Latubarata / Foto: Eman

Candy yang berusaha di bidang kain tenun ini mengaku mendapat pemasukan belasan juta rupiah dari kegiatan Expo Anak Negeri 2020, walaupun hanya digelar selama 2 hari.

“Sejak kemarin, sudah 11 Juta. Sementara kain tenun yang lain sudah dibooking semua,” pungkasnya.

Berbeda dengan Candy Latubarata, Owner La Bajo Flores Coffee, Werry Tan, yang juga merupakan pelaku UMKM binaan Bank NTT Cabang Labuan Bajo menghadirkan kopi manggarai dalam empat macam yaitu robusta, arabika, yelokatora dan juria.

Jenis kopi tersebut memiliki cita rasa yang unik dan jarang ditemukan di indonesia maupun tempat lain. “Itulah kelebihannya,” ungkap Werry.

Rosting kopi memiliki tiga jenis varian yaitu high, medium dan hard dimana masing-masing level memiliki cita rasa yang berbeda-beda.

“Cuma pada umumnya lebih banyak yang suka level medium. Warna kopinya bukan hitam tetapi coklat,” jelasnya

Sementara itu, Yustin Sadji mengatakan, ada tiga produk miliknya yang paling digemari oleh pengunjung selama Expo Kreatif Anak Negeri 2020 berlangsung.

“Ketiga produk tersebut adalah kripik pisang salut nangka, kripik pisang gula lontar dan aneka minuman herbal yang diproduksi menggunakan bahan alami seperti kelor, jahe dan kunyit asam,” jelasnya.

Yustin Sadji dari kelompok UMKM Mindari Lobar Maju merupakan salah satu pelaku UMKM binaan Bank NTT pusat. UMKM ini beralamat di Lokasi Baru Kiuteta, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. (Ama Beding)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *