PPDB Online di Kota Kupang, Sekolah Sepi Tapi Warnet Padat

  • Whatsapp
Kerumunan masa di salah satu Warnet di Kota Kupang, Senin (22/6/2020) / Foto: NM

KUPANG – Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online di Kota Kupang, berjalan dengan lancar. Beberapa sekolah yang terletak di Kota Kupang terlihat sepi tanpa siswa.

Sebaliknya, warung internet atau warnet tampak ramai dikunjungi oleh siswa dan orang tua. Mereka rela mengantri hingga berjam-jam agar bisa mendaftar di SMA Negeri yang diinginkan.

Read More

Kepala Sekolah SMAN 2 Kupang, Maximilian Robert Nixon Nggeolima mengatakan, penerapan PPDB secara online bertujuan untuk mengurangi kerumunan masa di tengah pandemi Covid-19.

“Semua Persyaratan itu discan dan sampai pada tahap verifikasi berkaspun dilakukan secara online,” pinta Maximilian Nggeolima kepada wartawan, Senin (22/6/2020).

Kepala Sekolah SMAN 2 Kupang

Ia juga menjelaskan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di SMAN 2 Kupang, pihaknya menyiapkan fasilitas untuk mencuci tangan dalam rangka antisipasi penyebaran virus ini.

“Pas masuk, ada petugas yang mengingatkan untuk cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI perwakilan NTT, Darius Beda Daton menyampaikan, hasil monitor tim Ombudsman NTT, khusus SMAN 1 Kupang, kuota siswa/i jalur zonasi langsung penuh pada hari pertama pendaftaran, sehingga sistem pendaftaran langsung ditutup.

“Kecuali jalur afirmasi, prestasi, dan pindah ikut orang tua. Terima kasih kepada orang tua/siswa dan sekolah atas upayanya mensukeskan penyelenggaraan PPDB hari pertama ini. Semoga tetap lancar selanjutnya,” ungkap Darius Beda Daton melalui akun media sosial, facebook miliknya. (AB/NM)

Related posts