Pemprov NTT Salurkan Bansos Covid-19 Dalam 3 Tahap

  • Whatsapp
Ilustrasi Bansos

Kota Kupang – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi NTT telah mendistribusikan sejumlah bantuan dalam bentuk beras kepada masyarakat di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi NTT.

“Tahap pertama, proses distribusinya sudah selesai, di 18 Kabupaten/kota di NTT, termasuk Kota Kupang,” ujar Kepala Bidang Dinas Sosial NTT, Ir. Aris K. Herewila kepada wartawan, Rabu (02/12/2020) di ruang kerjanya.

Read More

Sementara untuk tahap kedua, Herewila menjelaskan terdapat empat Kabupaten yang bukti fisik barangnya sudah didistribusikan ke wilayah masing-masing.

Namun, yang masih terkendala adalah di Kabupaten Lembata, karena adanya erupsi gunung Ile Lewotolok.

“Jadi di Kabupaten Sumba Timur, Sumba Tengah, Alor dan Lembata, berasnya sudah ada disana. Namun di Lembata, masih di koordinasikan karena, masih bencana. Tetapi berasnya sudah ada,” jelas Herewila.

Untuk tahap ketiga, bantuan tersebut diberikan kepada kelompok masyarakat yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun penurunan penghasilan karena dampak pandemi covid-19.

“Ini sementara berjalan untuk bantuan tahap ketiga. Namun ada 15 Kabupaten yang mengajukan untuk bantuan di berikan juga kepada kelompok yang terkena PHK,” jelas dia.

Ia menegaskan, perlu adanya koordinasi dengan dinas-dinas terkait di Kabupaten/Kota, Desa dan Kelurahan untuk melakukan validasi kartu penerimaan bantuan. Karena sebarannya sangat luas di 15 Kabupaten.

“Sebab kalau distribusi di desa dan kecamatan yang terpencil, maka akan setengah mati. Perlu adanya partisipasi dari pemerintah daerah untuk melihat masalah ini. Intinya bantuan sampai ke masyarakat,” katanya.

Menurut Herewila, kondisi yang dialami sekarang merupakan kondisi darurat. Sehingga membutuhkan dukungan, bantuan, dan partisipasi dari pemerintah daerah serta jajarannya.

“Bupati, Camat, Lurah dan sampai pada lapisan masyarakat harus sama-sama proaktif, maka semua penyaluran akan lancar dan langkah percepatan pasti terpenuhi. Karena masalah ini bukan diciptakan. Namun terjadi diluar kehendak dan harapan kita,” pungkas Herewila. (ek/nm)

Related posts