Komnas HAM Kecam Aksi Kekerasan Terhadap Warga Besipae

  • Whatsapp
Beka Ulung Hapsara

KUPANG – Komisioner Komnas HAM Republik Indonesia, Beka Ulung Hapsara mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan aparat dan pemerintah Provinsi NTT.

Tindakan kekerasan terhadap warga Pubabu-Besipae, Kabupaten Timor Tengah Utara itu terjadi saat kegiatan penanaman yang dilakukan aparat dan pemerintah Provinsi NTT pada Rabu (14/10/2020) siang.

Read More

“Saya mengecam keras, kekerasan yang dilakukan oleh aparat Pemprov NTT terhadap masyarakat Besipae,” kata Beka Ulung kepada wartawan di Kupang, Kamis (15/10/2020).

Ia mengatakan, Komnas HAM RI juga telah mengirim surat protes keras kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, terkait peristiwa penganiayaan aparat kepada masyarakat Besipae kemarin.

“Kami minta Pemprov NTT untuk menyelesaikan sengketa tanah masyarakat adat Pubabu sesuai rekomendasi Komnas Ham. Saya kira publik tahu tentang kekerasan yang ada lewat video yang banyak beredar tersebut,” jelas Beka Ulung.

Pihaknya juga telah membangun komunikasi dengan Pemerintah Provinsi NTT guna menyelesaikan permasalahan tersebut, namun hingga hari ini tidak ada tanggapan balik.

“Kami meminta pemerintah Provinsi NTT untuk menghentikan dulu aktivitasnya sampai semua masalah selesai,” tandas Beka Ulung.

Hingga kini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian atau lembaga terkait agar rekomendasi dari Komnas Ham dapat dijalankan oleh pemerintah Provinsi NTT. (EK/AB/NM)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *