Expo Kreatif Anak Negeri 2020 Catat Transaksi Sebesar 326 Juta

  • Whatsapp
Penyerahan secara simbolis kunci rumah oleh Kepala BI NTT dan Plt Dirut Bank NTT kepada debitur yang mendapatkan rumah dari developer yang bekerja sama dengan Bank NTT / Foto:Eman

KUPANG – Kegiatan pameran atau Expo Kreatif Anak Negeri 2020 yang berlangsung selama dua hari di Kupang, NTT berhasil mencatat angka transaksi tunai sebesar Rp 326 Juta.

Sedangkan angka kontrak kerjasama dan pemberian kredit dari pihak perbankan kepada pelaku UMKM di NTT selama tahun 2020 mencapai Rp 60,5 Miliar.

Read More

Adapun tujuan dari kegiatan Expo yang dilaksanakan di Milenium Ballroom ini adalah untuk menggerakan ekonomi Provinsi NTT yang sedang lesu dihantam badai covid-19.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara pemerintah Provinsi NTT, Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) NTT, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan NTT, Bank NTT, PT Jamkrida, KPP Pratama Kupang, PT BPR, serta BUMN dan BUMD yang ada di NTT.

Kepala Biro Ekonomi dan Kerjasama Setda Provinsi NTT, Lery Rupidara mengatakan, Expo Kreatif Anak Negeri 2020 melibatkan puluhan pelaku UMKM binaan lembaga perbankan dan BUMN serta BUMD di NTT.

Meski Expo berjalan lancar, namun ia menyatakan ada beberapa catatan kekurangan dari pelaku UMKM beserta produk yang ditampilkan dalam pameran.

Kekurangan itu antara lain, kemasan produk harus didatangkan dari luar NTT, promosi yang masih kurang, networking para pelaku UMKM yang juga dinilai masih kurang.

“Kita harapkan kekurangan ini segera diperbaiki. Kedepan perlu ada pabrik kemasan di NTT agar kemasan yangkita gunakan harus lebih ramah lingkungan,” ungkap Rupidara di Kupang, Kamis (17/9/2020).

Sementara itu, Sekda NTT, Benediktus Polo Maing menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah terlibat menyelenggarakan Expo Kreatif Anak Negeri 2020.

“Saya memberikan apresiasi karena melalui Expo ini dapat mendorong pembiayaan modal kerja, investasi, akses pasar serta peningkatan kapasitas UMKM pada jejaring yang lebih luas,” ujar Ben Polo Maing.

Ia menjelaskan, Expo Kreatif Anak Negeri 2020 membuktikan bahwa NTT memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi produk keunggulan daerah.

Di tengah badai pandemi covid-19, Polo Maing mendorong semua pelaku usaha di NTT untuk memanfaatkan berbagai kebijakan yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

“Saya berkeyakinan saat situasi seperti ini, kita mampu survive dan bisa meningkatkan ekonomi kita di waktu-waktu yang akan datang,” ucap Ben Polo Maing.

Kegiatan Expo Kreatif Anak Negeri 2020 menghasilkan sejumlah transaksi keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pemberian kredit.

PT Bank Pembangunan Daerah Bank Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menjadi salah satu perusahan yang memberikan sejumlah modal kerja kepada pelaku UMKM di NTT dalam bentuk Kredit Merdeka. (Ama Beding)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *