Ayo Dukung NTT Dalam Ajang Pesparani Virtual Festival 2020

  • Whatsapp
Ketua LP3K NTT dan pengurus Pesparani NTT saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (4/11/2020) / Foto: Eman Krova

KUPANG – Kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional II yang sedianya digelar pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 resmi ditunda hingga tahun 2021 mendatang, dan akan dilaksanakan secara virtual.

Penundaan kegiatan ini menyusul adanya pandemi covid-19 yang melanda dunia sejak awal tahun 2020.

Read More

“Karena Pandemi covid-19 yang hingga kini belum usai, maka kita putuskan untuk menunda kegiatan Pesparani Nasional II hingga tahun 2021 mendatang,” ujar Ketua LP3K NTT, Frans Salem kepada wartawan di Kupang, Rabu (04/11/2020) Siang.

Sementara untuk memacu serta memotivasi semangat umat, LP3K Nasional menginisiasi kegiatan virtual festival yang di ikuti semua provinsi di wilayah indonesia dengan mengirimkan lagu yang direkam oleh peserta.

“Festival paduan suara ini akan dilaksanakan secara virtual. Kita juga menginisiasi kegiatan LP3K Nasional Power Virtual untuk mendorong serta memotivasi umat untuk terus bernyanyi memuliahkan Tuhan,” jelasnya.

Namun, kata Frans Salem, dalam kegiatan virtual perparani nanti akan diikuti 27 Provinsi di wilayah indonesia.

“Hingga sekarang, hanya terdapat 27 Provinsi yang sudah siap mengikuti festival ini,” kata Salem.

Sementara kegiatan pesparani tingkat nasional diikuti oleh tujuh keuskupan di wilayah NTT. Setiap Keuskupan diwakili oleh satu Kabupaten/kota.

“Keuskupan Agung Kupang diwakili oleh Kota Kupang, Keuskupan Atambua diwakili Kabupaten TTU, Keuskupan Waitabula diwakili Kabupaten Sumba Barat Daya, Keuskupan Flores Timur diwakili Kabupaten Flores Timur, Keuskupan Sikka diwakili Kabupaten Lembata, Keuskupan Ende diwakili Kabupaten Nagekeo, dan Keuskupan Ruteng diwakili Kabupaten Manggarai Barat” urainya.

Untuk penilaian, Frans Salem menjelaskan bahwa ada aspek teknis dan like terbanyak. Sehingga pihaknya mengajak seluruh masyarakat NTT untuk berpartisipasi dalam menonton dan memberikan like sebanyaknya.

“Kasih jempol anda untuk kontingen NTT, sehingga bisa memenangkan lomba ini. Jangan hanya nonton tapi kasih like sebanyak-banyaknya sehingga kontingen kita bisa memenangkan lomba ini,” pesan Frans Salem.

Untuk sementara, NTT berada pada posisi ke tiga. Posisi pertama masih di isi oleh jawa tengah dengan jumlah like 4.900, kedua Provinsi Kalimantan Timur dengan jumlah like 2.900, ketiga Provinsi NTT dengan jumlah like 2.700. (EK/AB/NM)

Related posts